Investor Jangka Panjang Boncos Us$ 150 Juta Dalam Satu Jam, Kok Bisa?

Jan 09, 2026 02:02 PM - 3 bulan yang lalu 114193

Kincai Media – Pasar mata duit digital kembali diguncang gelombang likuidasi tajam pada Kamis (8/1/2026), ketika Bitcoin turun kembali ke bawah level psikologis US$ 90.000. Dalam rentang satu jam, nyaris US$ 150 juta posisi long berleverage terhapus.

Data likuidasi real-time terbaru dari CoinGlass menunjukkan bahwa sekitar US$ 88,23 juta posisi long terlikuidasi pada pukul 07.00 UTC, disusul tambahan US$ 57,02 juta satu jam kemudian. Tekanan tersebut dengan sigap merambat ke seluruh pasar derivatif.

Aktivitas likuidasi terbesar tercatat di Hyperliquid, yang menyumbang sekitar US$ 45 juta dari total likuidasi dalam periode tersebut. Bursa yang sama juga mencatat satu order likuidasi besar tunggal, senilai US$ 3,63 juta.

Dengan penyesuaian informasi terbaru, total likuidasi mata duit digital dalam 24 jam terakhir mencapai sekitar US$ 464,44 juta, memengaruhi lebih dari 137.000 trader. Angka ini menandai salah satu bagian likuidasi intraday terbesar sejak awal tahun, seiring meningkatnya ketidakpastian arah harga.

Baca Juga: Expert Klaim Bitcoin Bakal Tembus US$ 180.000, Berikut Proyeksinya

Bitcoin menjadi aset yang paling terdampak, menyumbang US$ 66,53 juta dari total likuidasi, nyaris dua kali lipat dibandingkan Ethereum, yang mencatat sekitar US$ 33,78 juta. Tekanan jual dipicu oleh flash crash yang menyeret nilai BTC turun hingga sekitar US$ 89.600, kembali menguji pemisah toleransi posisi berleverage.

Episode ini terjadi sehari setelah pasar mencatat arus keluar besar dari ETF Spot Bitcoin di Amerika Serikat. Total penarikan bersih harian mencapai US$ 486 juta, yang merupakan arus keluar satu hari terbesar sejak 20 November.

Dampaknya pun meluas ke aset mata duit digital utama lainnya. Bitcoin, meskipun kembali diperdagangkan di atas US$ 90.000 tetap turun sekitar 1,7 persen secara harian. Ethereum melemah 2,8 persen ke kisaran US$ 3.125, sementara XRP yang mencatat lebih dari US$ 6 juta likuidasi pada periode yang sama, juga jatuh 6,8 persen ke sekitar US$ 2,10.

Jika dilihat secara keseluruhan, kapitalisasi pasar mata duit digital menyusut 2,19 persen, turun dari sekitar US$ 3,21 triliun pada 7 Januari menjadi US$ 3,09 triliun pada saat penulisan, berasas informasi dari CoinGecko.

Disclaimer: Semua konten yang diterbitkan di website Kincai Media ditujukan sarana informatif. Seluruh tulisan yang telah tayang di Kincai Media bukan nasihat investasi alias saran trading.

Sebelum memutuskan untuk berinvestasi pada mata duit kripto, senantiasa lakukan riset lantaran mata duit digital adalah aset volatil dan berisiko tinggi. Kincai Media tidak bertanggung jawab atas kerugian maupun untung anda.

Selengkapnya