Bitcoin Menuju Us$ 98.000? Ini Syarat Utamanya

May 06, 2026 12:23 PM - 3 jam yang lalu 84

Kincai Media – Bitcoin sekarang berada di titik teknikal krusial setelah mendekati area 200-day EMA dan 200-day SMA untuk pertama kalinya dalam 184 hari terakhir. Menurut salah satu analis papan atas di X, ialah Mr. Anderson, area ini bukan sekadar dua garis moving average biasa, melainkan area penentu arah market berikutnya.

Dalam analisanya, Anderson menjelaskan bahwa ketika nilai bergerak terlalu jauh dari area moving average dalam waktu lama, maka pergerakan kembali menuju area tersebut biasanya menjadi fase mean reversion yang “lebih mudah.” Tantangan sebenarnya justru muncul setelah nilai tiba di sana.

“Bitcoin secara historis jarang langsung menembus area 200-day EMA dan SMA lampau melanjutkan tren tanpa hambatan,” ungkap Anderson.

Sebaliknya, market condong menghabiskan waktu cukup lama di area tersebut, mulai dari 20 hari hingga lebih dari 100 hari, dengan pergerakan penuh fakeout, rejection, hingga squeeze sebelum arah tren besar berikutnya betul-betul terbentuk.

Zona 200-Day Jadi Area Pertarungan Market

Menurut Anderson, trader sebaiknya tidak memandang 200 EMA dan 200 SMA sebagai dua garis terpisah. Area itu lebih tepat dianggap sebagai “battle zone” yang kudu dibuktikan market sebelum tren baru bisa dipercaya.

“Sentuhan pertama ke area ini memang menarik perhatian, tetapi perilaku nilai setelahnya jauh lebih penting,” ujarnya.

Dalam banyak siklus sebelumnya, Bitcoin kerap mengalami pergerakan bolak-balik di sekitar area tersebut. Kadang nilai langsung breakout, kadang justru ditolak cepat. Namun lebih sering market masuk fase chop dengan banyak fake breakout yang menjebak kedua sisi market.

“Karena itu, struktur nilai setelah pengetesan area 200-day moving average bakal menjadi sinyal utama arah Bitcoin berikutnya,” kata Anderson.

Baca Juga: Analis: Pola Bitcoin Sekarang Mirip Bottom 2015 dan 2022

Skenario Bullish Bitcoin

Untuk kubu bullish, Anderson mengatakan skenario terbaik adalah Bitcoin bisa menembus kedua moving average tersebut lampau memperkuat di atasnya.

“Jika BTC sukses membangun struktur higher high dan higher low secara konsisten, maka kesempatan kenaikan lanjutan tetap terbuka cukup besar. Beberapa sasaran potensial mulai dari area US$ 82.000, US$ 83.500, US$ 86.000, US$ 88.700, hingga US$ 92.000 dan US$ 98.000,” paparnya.

Meski begitu, Anderson mengingatkan bahwa Bitcoin tetap mempunyai banyak pekerjaan sebelum tren naik betul-betul terkonfirmasi. Selama nilai belum bisa membangun acceptance kuat di atas area 200-day EMA dan SMA, BTC tetap rentan membentuk lower high dalam struktur timeframe besar.

Fase Chop Dinilai Sangat Mungkin

Selain breakout alias reject, Anderson juga menilai kemungkinan terbesar justru market bergerak sideways cukup lama di sekitar area tersebut.

Ia menjelaskan, kondisi chop seperti ini biasanya dipenuhi fake breakout, failed push, hingga pergerakan random yang membikin trader mudah terjebak.

Dalam situasi seperti itu, edge trading condong menurun dan market lebih menghargai reaksi di area ekstrem dibanding sekadar mengikuti tren di tengah range.

Bearish Belum Hilang

Sementara itu, Anderson mengatakan trader bearish tetap belum kehilangan peluang. Menurutnya, pendekatan terbaik bagi bear adalah tetap sabar dan menunggu rejection yang sah dibanding mencoba menebak puncak nilai terlalu cepat.

“Jika skenario bearish betul-betul terjadi, market bakal memberikan struktur yang cukup jelas seperti lower high, failed reclaim, alias rollover setelah candle rejection muncul,” tulisnya.

Karena itu, Anderson menegaskan bahwa pengetesan area 200-day moving average memang penting, tetapi struktur nilai setelah pengetesan tersebut tetap menjadi aspek utama yang menentukan arah market selanjutnya.

Playbook from here is pretty straightforward:

For bulls: best case is clear both 200s, hold above them, and keep building structure. Higher highs. Higher lows. Real acceptance. If that continues, there is still plenty of room for upside targets to make sense. 82, 83.5, 86, 88.7,…

— Mr. Anderson (@Truecrypto) May 5, 2026

Disclaimer: Semua konten yang diterbitkan di website Kincai Media ditujukan sarana informatif. Seluruh tulisan yang telah tayang di Kincai Media bukan nasihat investasi alias saran trading.

Sebelum memutuskan untuk berinvestasi pada mata duit kripto, senantiasa lakukan riset lantaran mata duit digital adalah aset volatil dan berisiko tinggi. Kincai Media tidak bertanggung jawab atas kerugian maupun untung anda.

Selengkapnya