Kincai Media , MADINAH -- Ada sholat sunnah yang dikhususkan sangat dianjurkan ketika seseorang melakukan kesalahan. Sholat itu adalah sholat taubat.
Namun, sholat tersebut mulai ditinggalkan lantaran ketidaktahuan. Maka Rasulullah SAW pun mengingatkan agar setiap Muslim melakukan sholat taubat atas dosa yang telah dilakukan.
Hal ini bisa diketahui dari hadits yang diriwayatkan Abu Bakar Ash-Shiddiq. Rasulullah SAW bersabda:
عن أبي بكر الصِّديق -رضي الله عنه- أنَّ النَّبيَّ -صلَّى الله عليه وسلَّم- قال:«ما من رجلٍ يذنب ذنباً، ثمَّ يقوم فيتطهر، ثمَّ يصلِّي - وفي رواية: ركعتين - ثمَّ يستغفر الله؛ إلا غفر الله له» ثم قرأ: والذين إذا فعلوا فاحشة أو ظلموا أنفسهم ذكروا الله فاستغفروا لذنوبهم
"Tidak ada orang yang melakukan dosa, lampau bangkit dan menyucikan, lampau sholat." Dalam narasi lain disebutkan, "Lalu (sholat) dua rakaat, kemudian dia beristighfar (meminta pemaafan pada Allah SWT), selain Allah SWT mengampuninya. Kemudian membaca ayat, 'Mereka yang melakukan tindakan tidak beradab alias melakukan zalim, lampau mengingat Allah SWT, maka minta ampunlah atas dosa-dosanya.'" (HR Tirmidzi dan lainnya)
Hadits tersebut menunjukkan keabsahan sholat yang unik dilakukan setelah melakukan perbuatan dosa. Dan ini telah disepakati oleh pemimpin empat mazhab.
Ibn Taymiyyah berkata, ”Hal yang sama bertindak untuk sholat taubat, dan jika dia melakukan tobat, maka tobat wajib segera. Jika seorang Muslim melakukan perbuatan dosa maka segeralah untuk melakukan sholat taubat. Hal ini menjadi sunnah untuk menyucikan dirinya.”
Terkait gimana sholat taubat dilakukan, para mahir norma ajaran Syafii, dijelaskan bahwa di antara sholat taubat ialah dua rakaat sebelum taubat.
Sholat taubat ini menjadi wajib meski atas dosa kecil. Menunda sholat taubat itu berfaedah dosa yang kudu disesali. Namun, menunda sholat taubat tidak dihitung dengan melakukan sholat taubat dua rakaat, lantaran sholat taubat adalah salah satu langkah seorang Muslim memohon ampunan.
Al-Thibi mengatakan, Allah SWT telah menyampaikan agar mengingat diri-Nya dalam sholat. Hal ini seperti dalam firman Allah SWT:
يَا أَيُّهَا الَّذِينَ آمَنُوا إِذَا نُودِيَ لِلصَّلَاةِ مِنْ يَوْمِ الْجُمُعَةِ فَاسْعَوْا إِلَىٰ ذِكْرِ اللَّهِ وَذَرُوا الْبَيْعَ ۚ ذَٰلِكُمْ خَيْرٌ لَكُمْ إِنْ كُنْتُمْ تَعْلَمُونَ
"Hai orang-orang beriman, andaikan diseru untuk menunaikan sholat Jum'at, maka bersegeralah Anda kepada mengingat Allah dan tinggalkanlah jual beli. Yang demikian itu lebih baik bagimu jika Anda mengetahui." (QS Al-Jumuah: 9)
sumber : Dok Republika
English (US) ·
Indonesian (ID) ·