Dompet Bitcoin Lawas Kembali Bergerak, Total 5.000 Btc Dipindahkan Sejak 2024

Jan 19, 2026 12:03 PM - 3 bulan yang lalu 100082

Kincai Media – Seorang pemegang awal Bitcoin (BTC) kembali menjadi sorotan setelah memindahkan 2.500 BTC ke alamat deposit di Binance. Dompet yang dikenal sebagai ‘5K BTC OG’ itu tercatat melakukan transaksi besar yang memicu spekulasi pasar, terutama lantaran di tengah kondisi makro dan geopolitik yang rapuh, termasuk meningkatnya ketegangan Amerika dan Iran.

Berdasarkan informasi dari Arkham Intelligence, perpindahan 2.500 BTC tersebut dipandang banyak pelaku pasar sebagai sinyal potensi tindakan jual lanjutan. Di pasar kripto, transfer besar ke bursa sering diartikan sebagai kesiapan untuk menjual, meski tidak selalu berujung pada penjualan langsung.

Pergerakan terbaru ini juga memperpanjang rangkaian pengedaran yang sudah terjadi sejak akhir 2024. Secara total, dompet “5K BTC OG” disebut telah memindahkan sekitar 5.000 BTC ke alamat yang mengenai Binance sejak Desember 2024, dengan nilai kumulatif sekitar US$ 265 juta.

Rata-rata nilai realisasi yang tersirat disebut berada di kisaran US$ 106.000 per BTC, menandakan pemegang ini memanfaatkan periode nilai yang relatif tinggi sepanjang 2025 hingga awal 2026.

Baca Juga: Bitcoin Dekati Ujian Psikologis, Analis Belanda Bidik Area Berikut

Dompet tersebut diyakini mulai mengakumulasi Bitcoin lebih dari satu dasawarsa lalu, ketika nilai BTC tetap berada di kisaran US$ 322. Artinya, apalagi setelah tindakan pengedaran berlangsung, posisi pemegang ini tetap mencatat untung sangat besar.

Mengutip laporan dari Coin Bureau, ‘5K BTC OG’ tetap menyimpan sekitar 2.500 BTC, berbobot kira-kira US$ 237 juta pada nilai saat ini, dan secara keseluruhan tetap berada jauh di atas nilai beli awalnya.

Seberapa besar dampaknya terhadap pasar tetap berjuntai pada langkah berikutnya, apakah transfer ini hanya reposisi aset alias betul-betul bakal menambah tekanan jual dalam waktu dekat.

Sebagaimana diketahui, dalam kondisi pasar yang sensitif, tindakan whale seperti ini bisa memperbesar volatilitas, terutama jika bertepatan dengan sentimen resiko dunia yang memburuk.

Sementara itu berasas informasi terbaru dari CoinGecko pada Senin (19/1/2026) pagi, nilai Bitcoin berada di nomor US$ 92.520. Angka ini mencerminkan penurunan sebesar 2,56 persen dalam jangka waktu 24 jam terakhir.

Disclaimer: Semua konten yang diterbitkan di website Kincai Media ditujukan sarana informatif. Seluruh tulisan yang telah tayang di Kincai Media bukan nasihat investasi alias saran trading.

Sebelum memutuskan untuk berinvestasi pada mata duit kripto, senantiasa lakukan riset lantaran mata duit digital adalah aset volatil dan berisiko tinggi. Kincai Media tidak bertanggung jawab atas kerugian maupun untung anda.

Selengkapnya