Stranger Things Season 5 Finale: Akhir Epik Untuk Serial Ikonik

Jan 28, 2026 02:05 PM - 3 bulan yang lalu 89596

“Stranger Things” adalah salah satu serial Netflix yang telah menjadi kejadian dunia sejak pertama kali tayang 10 tahun yang lalu. Seperti main game online M88asia, yang kadang membikin kita lupa waktu, menonton bagian demi bagian “Stranger Things” juga bisa membikin ketagihan.

Selama satu dekade, serial ini telah rilis dalam lima musim dan 42 episode. Serial yang berlatar tahun 80’an ini menjadi nostalgia yang manis bagi gen X dan milenial, dengan bebatan bentrok unik remaja yang juga relate bagi generasi yang lebih muda.

Season 5 “Stranger Things” menjadi season yang spesial yang mengakhiri serial bertema sci-fi ini. Di season finale ini banyak ditayangkan cuplikan klip dari season-season sebelumnya, yang membikin penonton menyadari gimana para tokoh mengalami banyak perubahan baik dari bentuk maupun karakter.

Sebagai bagian penutup, sudah semestinya jika season finale “Stranger Things” menyuguhkan akhir yang epik dan memberikan jawaban untuk semua misteri, tanpa loose-end. Bagaimana ending Stranger Things season 5?

Bagaimana ending Stranger Things 5?

“Stranger Things” berhujung seperti saat serial ini dimulai, ialah dengan scene Mike Wheeler bermain Dungeons & Dragons di rubanah dengan sahabat-sahabatnya: Will (Noah Schnapp), Dustin (Gaten Matarazzo), Lucas (Caleb McLaughlin), dan Max (Sadie Sink).

Sekelompok sahabat dari Hawkins ini menyelesaikan permainan dengan seru sebelum meletakkan kitab D&D di rak dan meninggalkan rubanah. Setelah itu terlihat adik Mike, Holly (Nell Fisher), dan kawan-kawannya bermain D&D menggantikan Mike dan kawan-kawan.

Scene ini menyiratkan bahwa Mike dan teman-temannya telah beranjak dari masa kecil, dan sekarang adalah waktunya Holly dan teman-teman untuk memulai petualangannya.

Co-creator Ross Duffer,berkata, “Ini adalah (scene Stranger Things) yang pertama kali kami ambil, dan rasanya ini bakal menjadi (scene) terakhir yang tepat”.

Episode terakhir super panjang

Episode 8 “Stranger Things” 5 yang berjudul “Chapter Eight: The Rightside Up” adalah bagian terlama dengan lama 2 jam 8 menit. Satu jam pertama adalah tentang pertarungan melawan Vecna, membebaskan anak-anak yang diculik, dan menghancurkan Upside Down.

Dalam bagian pertama ini diceritakan awal mula Henry menjadi Vecna, dan plot twist-nya adalah ada makhluk lain yang jauh lebih besar dan seram yang mengendalikan/menginfeksi Vecna. Bagian pertama ini penuh dengan action yang menegangkan, dan Vecna sukses dikalahkan oleh Eleven (Millie Bobby Brown) dengan kekuatan telekinesisnya dan berhujung dipenggal oleh Joyce.

Satu jam kedua memberikan penutup dari masing-masing tokoh. Diceritakan Nancy, Jonathan, Steve, dan Robin tetap berteman, namun masing-masing menjalani kehidupannya sendiri dan hanya Steve yang memilih untuk tetap tinggal di Hawkins.

Pada scene terakhir, sebelum mengakhiri permainan D&D, Mike memberikan narasi tentang gimana dia dan teman-temannya bakal menjalani hidup. Lucas dan Max tetap menjadi pasangan yang serasi, Dustin menjadi mahasiswa brilian di universitas yang bagus, Will yang telah mengaku gay bakal menemukan pasangannya, dan Mike menjadi penulis yang menceritakan kisah hidupnya.

Di mana Eleven?

Saat bersiap untuk bertempur dengan Vecna, Eleven percaya bahwa dia juga kudu hancur berbareng Upside Down agar tidak ada lagi anak-anak lain yang bernasib sama. Setelah Vecna dikalahkan, Hop mengaktifkan peledak untuk meledakkan Upside Down.

Saat Mike dan semuanya keluar dari Upside Down dan bentrok dengan militer yang sudah menunggu mereka, Eleven menolak untuk keluar dari Upside Down yang kemudian meledak dahsyat dan musnah.

Pada scene terakhir, Mike menceritakan bahwa dia percaya sebenarnya Eleven tetap hidup. Dengan kekuatan ilusi Kali, semua orang percaya bahwa Eleven meledak berbareng Upside Down. Namun sebenarnya Eleven sukses melarikan diri dan menjalani hidupnya dengan berpetualang hingga menemukan tempat yang tenteram dengan air terjun. Tidak diceritakan apakah narasi Mike ini adalah kenyataan, namun Mike dan teman-temannya mengatakan mereka percaya bahwa itulah yang terjadi pada Eleven.

Selengkapnya