Selama dua tahun terakhir ini Microsoft tampak sangat terobsesi dengan AI, nyaris semua produk mereka dipasangi branding Copilot, mulai dari Windows 11, Edge, Office, apalagi hingga Xbox.
Namun sekarang situasinya tampaknya telah berubah lantaran Microsoft mungkin mulai menyadari bahwa tidak semua pengguna suka kehadiran AI di setiap perspektif sistem operasi mereka, apalagi beberapa fitur Copilot sudah mulai dihapus perlahan dari sistem dan ekosistem Xbox.
Baca Juga : Microsoft Mulai Pensiunkan Gaming Copilot AI di Xbox
Nah seperti yang sudah kita telaah di tulisan sebelumnya, perubahan ini mulai terlihat dari pernyataan CEO Xbox ASha Sharma, dimana dia mengumumkan restrukturisasi besar di bagian Xbox untuk membawa brand gaming tersebut kembali “ke jalur yang tepat”.
Yang membikin situasi makin menarik, EVP Copilot Microsoft, Jacob Andreou, sempat membalas postingan tersebut dengan pernyataan cukup mengejutkan:
“Penting bagi kami untuk menghapus Copilot dari tempat-tempat di mana dia tidak memenuhi janjinya.”

Tapi tidak lama setelah itu, tweet tersebut langsung dihapus. Nah penghapusan ini justru memperkuat diganaan bahwa Microsoft memang sedang berupaya untuk membersihkan Copilot namun mungkin mereka belum siap mengakuinya secara terbuka.
Selain itu, tanda tanda lain sudah mulai terlihat, mulai dari tombol Ask Copilot di Snipping Tool dihapus, Integrasi Copilot di Aplikasi Photos dihilangkan, Logo Copilot di Notepad juga dihapus dan digantikan dengan Writing Tools.

Nah dengan perubahan tersebut, Microsoft memang tampaknya mau mulai menghilangkan Copilot alias setidaknya mengurangi fitur dan integrasinya agar tidak terlalu banyak di sistem dan jasa mereka.
Kabar baik bagi pengguna
Meskipun memang Copilot ini bakal terasa berfaedah untuk pengguna Enterprise, namun untuk pengguna umum seperti kita, kehadirannya yang terlalu berlebihan justru terasa mengganggu, nyaris tiap jasa dan aplikasi ada Copilot yang jelas membikin netizen marah dan kecewa.
Oleh lantaran itu, kata Microslop pun muncul dan mungkin lantaran banyaknya hujatan dan respon negatif bakal perihal tersebut, Microsoft perlahan mencoba untuk berbenah.
Nah gimana menurutmu mengenai perihal ini guys? komen dibawah.
Catatan Penulis : WinPoin sepenuhnya berjuntai pada iklan untuk tetap hidup dan menyajikan konten teknologi berbobot secara cuma-cuma — jadi jika Anda menikmati tulisan dan pedoman di situs ini, minta whitelist laman ini di AdBlock Anda sebagai corak support agar kami bisa terus berkembang dan berbagi insight untuk pengguna Indonesia. Kamu juga bisa mendukung kami secara langsung melalui support di Saweria. Terima kasih.
Written by
Gylang Satria
Tech writer yang sehari‑hari berkutat dengan Windows 11, Linux Ubuntu, dan Samsung S24. Punya pertanyaan alias butuh diskusi? Tag @gylang_satria di Disqus. Untuk kolaborasi, email saja ke [email protected]
Post navigation
Previous Post
English (US) ·
Indonesian (ID) ·