Doa Agar Anak Terhindar Dari Penyakit Ain

Jan 29, 2026 07:04 PM - 3 bulan yang lalu 90165

Kincai Media , JAKARTA -- Dalam khazanah Islam, ada sebuah penyakit yang dinamakan ain. Ini merupakan penyakit yang datang dari pandangan seseorang yang di dalamnya terdapat sifat iri dan dengki. Ketika ada orang yang mempunyai pandangan ain, dia menghendaki keburukan terjadi pada orang yang dilihatnya.

Setiap orang tua tentu mau anak-anaknya terlindungi dari pelbagai bahaya, termasuk pandangan ain. Dan, sebaik-baik pemberi perlindungan adalah Allah SWT. Maka dari itu, berdoalah kepada-Nya.

Nabi Muhammad SAW telah mengajarkan sebuah angan yang bisa dipanjatkan tiap orang tua agar anak-anaknya senantiasa mendapatkan perlindungan Allah dari kejahatan, baik yang zahir maupun batin. Doa ini pun sering dipanjatkan Rasulullah SAW berangkaian dengan dua cucunya, ialah Hasan dan Husain.

Berikut adalah teks doanya.

أُعِيذُكُمَا بِكَلِمَاتِ اللَّهِ التَّامَّةِ مِنْ كُلِّ شَيْطَانٍ وَهَامَّةٍ وَمِنْ كُلِّ عَيْنٍ لَامَّةٍ

(U'iidzukumaa bikalimaatillahi taammati min kulli syaithaaniw wa haammatiw wa min kulli 'ainil lammah)

Artinya, "Aku lindungi Anda dengan kalimat Allah yang sempurna (Alquran alias Asma al-Husna Allah) dari kejahatan setiap setan, setiap binatang, dan dari setiap mata (ain) yang dengki.”

Dalam sebuah sabda yang diriwayatkan at-Tirmidzi, Rasulullah SAW menjelaskan bahwa dengan angan seperti itu pula Nabi Ibrahim AS memohon perlindungan kepada Allah bagi putranya, ialah Nabi Ishaq dan Nabi Ismail. Redaksi komplit sabda ini dapat ditemukan dalam Sunan Tirmidzi, terbitan Maktabatu al-Ma'arif Riyadh, nomor 2060.

Qurrata a'yun

Memiliki pasangan dan buah hati yang saleh alias salehah adalah angan setiap Muslim. Alquran mengistilahkan karunia yang demikian sebagai qurrata a'yun. Maknanya adalah "penyejuk mata" alias "hal yang menyenangkan hati."

Untuk itu, seseorang dapat memanjatkan angan kepada Allah Azza wa Jalla untuk meminta perihal tersebut. Berikut ini adalah angan yang dapat dipanjatkan sehingga, insya Allah, istri dan anak keturunan dapat menjadi penyejuk mata alias menenteramkan hati.

رَبَّنَا هَبۡ لَـنَا مِنۡ اَزۡوَاجِنَا وَذُرِّيّٰتِنَا قُرَّةَ اَعۡيُنٍ وَّاجۡعَلۡنَا لِلۡمُتَّقِيۡنَ اِمَامًا

Rabbanaa hab lanaa min azwaajinaa wa dzurriyyaatinaa qurrata a'yuniw waj 'alnaa lilmuttaqiina imaamaa

Artinya, "Ya Tuhan kami, anugerahkanlah kepada kami pasangan kami dan keturunan kami sebagai penyenang hati (kami), dan jadikanlah kami pemimpin bagi orang-orang yang bertakwa."

Doa di atas berasal dari surah al-Furqan ayat ke-74.

Selengkapnya