Jakarta -
Sering mimpi jelek saat mengandung umum dialami sejumlah ibu hamil. Bahkan, tak sedikit ibu mengandung yang mengaku mimpinya terasa lebih aneh, emosional, hingga terasa nyata dibanding mimpi biasanya.
Mimpi jelek saat mengandung itu biasanya kehilangan bayi, terlambat melahirkan, hingga suami selingkuh. Mimpi-mimpi ini terasa tak masuk logika tapi bisa bikin ibu mengandung merasa resah saat terbangun dari tidurnya.
Alasan ibu mengandung sering bermimpi
Ibu mengandung sering bermimpi jelek itu perihal biasa, tetapi beberapa orang mungkin merasa terganggu. Memahami argumen kenapa mimpi berubah, dan mengetahui bahwa mengalami mimpi yang perincian serta menakutkan selama kehamilan adalah perihal yang normal.
ADVERTISEMENT
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Menurut para ahli, perubahan hormon, hingga pola tidur selama kehamilan dapat memengaruhi isi mimpi seseorang. Selain itu, mimpi sering kali berangkaian dengan pikiran, kekhawatiran, dan emosi yang sedang dirasakan seseorang dalam kehidupan sehari-hari.
Melansir SleepFoundation, banyak wanita yang melaporkan peningkatan daya ingat mimpi selama kehamilan. Bahkan, mereka yang tak terbiasa mengingat mimpi sebelumnya.
Menurut Dr. Carly Snyder, Psikiater Reproduksi dan Perinatal, mimpi mungkin merupakan langkah alam bawah sadar seseorang untuk mengatasi masalah yang sedang mereka pikirkan.
Tidak mengherankan, banyak wanita mengandung melaporkan mimpi yang berangkaian dengan kehamilan. Mereka mungkin bermimpi tentang kehamilan alias bermimpi bahwa mereka berjumpa bayi mereka untuk pertama kalinya.
"Mengetahui bahwa mimpi yang jelas adalah perihal normal dan wajar selama kehamilan memberikan kenyamanan bagi orang-orang yang mungkin mengalami mimpi yang lebih sering alias menakutkan. Secara paradoks, wanita dengan mimpi yang lebih negatif condong lebih jarang mengalami depresi pasca persalinan. Namun, jika mimpi Anda mengganggu, catatlah dan diskusikan dengan terapis alias psikiater Anda," kata Snyder.
Ibu mengandung yang melaporkan merasa lebih resah alias depresi di siang hari, lebih mungkin mengalami mimpi buruk. Demikian pula, penelitian secara konsisten menemukan bahwa ibu yang baru pertama kali mengandung condong lebih sering bermimpi yang berasosiasi dengan kehamilan daripada ibu yang sudah mempunyai anak.
Meskipun mimpi bertema kehamilan mungkin sebagian disebabkan hormon, mimpi serupa juga diketahui terjadi setelah melahirkan dan pada suami.
Arti mimpi jelek saat hamil
Dalam bumi psikologi, mimpi jelek saat mengandung umumnya tidak dianggap sebagai pertanda jelek alias ramalan tertentu. Sebaliknya, mimpi lebih sering dipahami sebagai refleksi emosi dan pikiran bawah sadar.
Penelitian dalam jurnal Frontiers in Psychology menyebut bahwa mimpi selama kehamilan dapat berangkaian dengan proses emosional seorang wanita dalam mempersiapkan diri menjadi ibu.
Sementara itu, analis mimpi Lauri Loewenberg menjelaskan bahwa mimpi saat mengandung sering muncul lantaran perubahan emosi, kekhawatiran, dan rasa tanggung jawab baru sebagai calon ibu.
"Mimpi Anda pada dasarnya adalah pedoman praktis untuk hidup Anda. Setiap dilema yang pernah Anda hadapi, setiap inspirasi yang pernah Anda butuhkan, setiap peringatan yang perlu Anda perhatikan… Semua diberikan kepada Anda dalam mimpi Anda," tulis Loewenberg dalam laman pribadinya.
Karena itu, mimpi jelek saat mengandung tidak selalu berfaedah sesuatu yang jelek bakal terjadi.
Apakah mimpi jelek saat mengandung berbahaya?
Secara umum, sering mimpi jelek saat mengandung tidak berbahaya. Namun jika mimpi jelek itu terjadi terus-menerus hingga mengganggu kualitas tidur dan memicu stres berat, sebaiknya tidak mengabaikan kondisi tersebut.
Kurang tidur selama kehamilan dapat memengaruhi kesehatan bentuk dan emosional ibu hamil. Bahkan, menurut Sleep Foundation, kualitas tidur yang jelek saat mengandung dapat meningkatkan akibat kelelahan, gangguan suasana hati, hingga stres berlebih.
Bunda dapat berkonsultasi ke master alias psikolog jika mimpi jelek terasa sangat mengganggu. Cara ini untuk membantu mengelola kekhawatiran selama kehamilan.
Cara mengurangi mimpi jelek saat hamil
Ibu mengandung yang sering bermimpi jelek selama kehamilan dapat mempraktikkan beberapa tips di bawah ini untuk mencegahnya.
1. Cari tahu argumen Bunda bermimpi buruk
Bunda dapat bertanya ke diri sendiri untuk mengetahui alasannya. Mengapa Bunda bermimpi buruk? Apa yang menyebabkan Bunda bermimpi buruk?
Mimpi jelek mungkin saja terjadi lantaran pengaruh pikiran negatif, bisa lantaran masalah kesehatan, ketakutan, kekhawatiran, alias masalah lain yang mengganggu Bunda selama kehamilan.
2. Menjaga kesehatan
Ibu mengandung usahakan selalu menjaga kesehatan dengan mengonsumsi makanan bernutrisi, rehat yang cukup, dan mempraktikkan style hidup yang aktif.
Jika rutin berolahraga, makan makanan bergizi, dan mempunyai pola hidup teratur, Bunda bakal tertidur dengan nyenyak, sehingga mengurangi kemungkinan bermimpi buruk.
3. Selalu berpikir positif
Kondisi pikiran Bunda sangat berangkaian dengan jenis mimpi yang bakal datang dalam tidur. Tetap berpikir positif membikin Bunda kemungkinan terhindari dari emosi alias pikiran negatif yang menyebabkan mimpi buruk.
4. Tidur nyenyak
Ibu mengandung setidaknya perlu tidur 7 hingga 8 jam di malam hari. Tubuh yang cukup rehat bakal mengurangi stres alias ketegangan, yang pada akhirnya membikin Bunda merasa senang dan jauh dari pikiran negatif.
5. Meditasi
Meditasi adalah salah satu langkah paling efektif untuk menenangkan pikiran. Cobalah meluangkan waktu untuk bersemadi beberapa kali dalam sehari.
6. Santai
Relaksasi pikiran dan tubuh selama kehamilan menjadi krusial untuk dilakukan. Ini lantaran stres dan kekhawatiran tidak baik untuk kesehatan bayi dan Bunda.
7. Melakukan kegiatan menyenangkan
Bunda bisa melakukan kegiatan yang membikin pikiran terasa ringan. Misalnya, mendengarkan musik, membaca buku, alias melakukan apa pun yang Bunda suka. Berbincang dengan orang yang Bunda cintai juga menjadi salah satu terapi terbaik dalam menenangkan pikiran.
Sering mimpi jelek saat mengandung memang bisa terasa membekas setelah bangun tidur. Namun, selama kesehatan bentuk dan emosional Bunda tidak terganggu secara berlebihan, mimpi tersebut umumnya tetap tergolong normal dialami ibu hamil.
Bagi Bunda yang mau sharing soal parenting dan bisa dapat banyak giveaway, yuk join organisasi Kincai Media Squad. Daftar klik di SINI. Gratis!
(pri/pri)
English (US) ·
Indonesian (ID) ·