Cerita Haru Saudara Kembar Berjuang Melawan Infertilitas, Kini Jalani Kehamilan Anak Bersama

May 08, 2026 09:10 PM - 5 hari yang lalu 5976

Jakarta -

Bunda, pernah nggak sih ngebayangin punya sahabat hidup yang selalu ada di setiap fase? Dari mini bareng, tumbuh bareng, sampai punya mimpi yang sama.

Kisah ini datang dari dua kerabat kembar, Averi Mitton dan Ali Hamel, yang hidupnya betul-betul seperti 'cermin' satu sama lain. Mereka bukan hanya saudara, tapi juga mitra hidup. Bahkan, mereka bekerja bareng sebagai perawat ICU di Fresno.

Dan seperti banyak wanita lainnya, mereka punya mimpi sederhana: Jadi ibu dan membesarkan anak bersama. Berikut kisahnya dikutip dari Abc30.

ADVERTISEMENT

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT


Cerita haru kerabat kembar berjuang melawan infertilitas

Mereka telah lama bermimpi membesarkan anak-anak mereka bersama. Mimpi itu pernah tampak tidak pasti bagi Hamel setelah dia didiagnosis menderita tumor hipofisis pada tahun 2021. Hamel menjalani operasi untuk mengangkat sebagian tumor dan awalnya percaya perjalanan kesuburannya bakal membaik.

"Saya sukses menjalani operasi dan mengangkat sebagian tumor itu, kami pikir setelah itu perjalanan kesuburan saya bakal melangkah lancar, tetapi rupanya tidak," kata Hamel.

Ia berjuang melawan infertilitas selama beberapa tahun dan mengalami keguguran pada tahun 2025. Saat Mitton mulai membangun keluarganya, Hamel cemas dia tidak bakal bisa berbagi pengalaman tersebut.

"Saya merasa anak-anaknya bakal tumbuh dewasa dan saya tidak bakal bisa mengalami bagian kehidupan itu bersamanya," kata Hamel.

Setelah beberapa kali menjalani perawatan kesuburan, Hamel merasakan sesuatu yang berbeda sebelum memulai perawatan kelima.

"Saat saya mendapatkan hasil tes kehamilan itu, itu adalah kejutan terbesar dalam hidup saya," katanya.

Kondisi ini bikin hormon jadi enggak seimbang dan bisa berakibat ke kesuburan. Dalam banyak kasus, ini juga berangkaian dengan infertilitas. Hamel pun menjalani operasi. Harapannya sederhana semoga setelah ini, jalannya untuk mengandung jadi lebih terbuka.

Tapi kenyataannya, perjuangannya justru makin panjang. Ia kudu menjalani beragam program kehamilan, menunggu dengan penuh harap… sampai akhirnya kudu menghadapi realita pahit: Keguguran.

Di saat yang sama, kerabat kembarnya mulai lebih dulu menjalani kehidupan sebagai ibu. Dan di sinilah emosi kombinasi campur itu datang.

Senang, tentu. Tapi di sisi lain, ada rasa takut… “Jangan-jangan saya nggak bakal sampai ke fase itu.”

Datangnya keajaiban

Setelah semua yang terjadi, Hamel memutuskan untuk mencoba sekali lagi. Nggak ada ekspektasi besar, mungkin malah lebih ke “coba saja dulu”. Tapi justru di momen itulah, perihal yang nggak disangka terjadi.

Tes kehamilannya positif. Bukan hanya bahagia, ini seperti jawaban dari semua angan yang selama ini dia simpan diam-diam. Tangisnya pecah. Keluarganya pun ikut larut dalam momen haru itu.

"Kehamilannya adalah perihal besar bagi seluruh family kami," kata Mitton.

Kedua saudari ini mempunyai selisih usia kehamilan sekitar empat minggu dan menunjukkan indikasi yang serupa. Mitton, yang pernah mengandung sebelumnya, menggunakan pengalamannya untuk membantu membimbing kerabat perempuannya.

Bagi Hamel, kehamilan ini mewakili lebih dari sekadar kebahagiaan yang telah lama dinantikan.

"Ketika saya mendengar debar jantung putra saya untuk pertama kalinya, itu adalah sesuatu yang telah lama saya nantikan. Rasanya seperti semua bulan yang susah dan kesedihan yang saya alami telah lenyap begitu saja," katanya.

Yang bikin cerita ini makin spesial. Mereka sekarang sama-sama hamil, Bunda. Dengan jarak usia kandungan hanya sekitar 4 minggu. Seolah hidup “mengembalikan” momen yang dulu sempat terasa hilang.

Si kembar sekarang bersiap untuk babak selanjutnya bersama. Mitton diperkirakan bakal melahirkan bayi wanita pada bulan Oktober, sementara Hamel bakal menyambut bayi laki-laki pada bulan November. Mereka apalagi mengalami hal-hal yang mirip selama mengandung dari keluhan mini sampai momen bahagia. Dan sekarang, mereka menjalani fase ini bersama.

Bagi Bunda yang mau sharing soal parenting dan bisa dapat banyak giveaway, yuk join organisasi Kincai Media Squad. Daftar klik di SINI. Gratis!

(pri/pri)

Selengkapnya